Probiotik dan Prebiotik

PROBIOTIK DAN PREBIOTIK

  1. Probiotik

Konsep probiotik sudah dikenal sejak 2000 tahun yang lalu. Seorang Ilmiawan Rusia bernama Ilya Metchnikoff berhasil membuktikannya secara ilmiah pada awal abad ke-19. Metchnikoff mendapatkan, bahwa bangsa Bulgaria yang mempunyai kebiasaan mengonsumsi yogurt (susu fermentasi) tetap sehat walaupun usia sudah lanjut.Susu fermentasi diketahui mengandung bakteri asam laktat (Lactobacillus Bulgaricus Sp) yang mampu meningkatkan kerja enzim galaktosidase yang memudahkan pencernaan laktosa dalam usus.

Definisi

Secara umum bakteri Probiotik di definisikan sebagai bakteri non patogen yang secara normal terdapat dalam saluran cerna manusia dan merupakan bakteri yang memberikan proteksi usus terhadap bakteri patogen. Sedangkan pangan Probiotik berarti makanan atau minuman yang berisi mikroorganisme-mikroorganisme yang diharapkan begitu masuk dalam tubuh akan dapat berguna dan  meningkatkan kesehatan  tubuh. Makanan probiotik bisa berbentuk yogurt, keju,mentega, sari buah dan susu formula yang difortifikasi dengan bakteri asam laktat. Akhir-akhir ini probiotik juga diformulasi dalam bentuk tablet maupun kapsul suplemen. Namun sejauh ini belum ada jaminan jumlah probiotik sesuai dengan iklan serta tetap hidup saat mencapai usus. Manfaat probiotik dapat dicapai bila probiotik melekat pada sel mukosa usus. Probiotik dari makanan belum banyak dibuktikan bisa melekat di mukosa usus. Karenanya untuk memperoleh manfaat dari makanan probiotik, orang harus mengonsumsinya terus-menerus.

Kegunaan

Bakteri Probiotik memiliki fungsi sebagai berikut :

–          Dapat menekan pertumbuhan bakteri penyebab penyakit saluran pencernaan

Populasi bakteri pada saluran gastrointestinal manusia yang mendasari ekosistem yang sangat kompleks. Beberapa dari organisme ini memberi keuntungan (contohnya Bifidobacterium dan Lactobacillus), tetapi ada juga beberapa yang berbahaya atau patogen (contohnya Salmonellaspesies, Helicobacter pylori, Clostridium perfringes).

Berbagai jenis bakteri usus yang dikenal dengan flora normal tidak dapat dihindari keberadaannya namun, masalah dapat timbul apabila bakteri flora usus tersebut bersifat patogen (penyebab penyakit) dan jumlahnya berlebihan. Hal ini dapat menimbulkan penyakit dalam saluran pencernaan misalnya diare, kolera dan tiphus. Diare, kolera dan tipus umumnya terjadi akibat bakteri enteropatogen misalnya Helicobacter pylori, E. Coli, Vibrio cholerae, atau Salmonella typhii yang tumbuh pesat.

Salah satu masalah penanganan diare akut yang sering dijumpai adalah kecenderungan untuk memberikan antibiotika. Antibiotika biasanya tidak bersifat spesifik, sehingga tidak hanya mengurangi bakteri patogen, tetapi juga bakteri non-patogen sehingga dapat menyebabkan keseimbangan mikriflora usus terganggu.

Bakteri probiotik yang diantaranya berasal dari kelompok Bakteri Asam Laktat (BAL) menekan pertumbuhan bakteri patogen dalam saluran pencernaan dengan memproduksi senyawa anti mikroba bagi bakteri patogen. Senyawa tersebut merupakan hasil metabolisme dari bakteri probiotik tersebut misalnya; asam laktat, asam asetat, Hidrogen peroksida (H2O2), bakteriosin, reuterin, dan senyawa penghambat pertumbuhan bakteri patogen lainnya.

Selain itu bakteri Probiotik juga dapat menekan pertumbuhan mikroba patogen melalui kompetisi dengan bakteri patogen dalam penyerapan nutrisi dan penempelan pada sel epitel usus sehingga mencegah kolonisasi bakteri patogen penyebab diare akut dan penyakit lain karena mukosa usus telah dipenuhi bakteri probiotik sehingga tidak ada tempat atau reseptor yang dapat digunakan oleh mikroba patogen.

Tabel Distribusi dan Komposisi Mikroflora Intestina (Lichtenstein and Goldin, 1998)

Daerah

Komposisi

Jumlah (/ml)

Lambung Streptococcus

Lactobacillus

101 – 102

Duodenum dan Jejunum Streptococcus

Lactobacillus

102 – 104

Ileal dan cecal Bacteriodes

Clostridium

Streptococci
Lactobacilli

106 – 108

Kolon Bacteriodes

Clostridium

Eubacterium

Bifidobacterium

Streptococcus
Fusobacterium

1011.5 – 1012

–          Menstimulasi Sistem Imun

Bakteri probiotik memicu respon imun mukosa yang akan memproduksi sIgA yang sangat berperan dalam imunitas humoral lokal mukosa usus (Local humoral mucosal immunity) dan imunitas yang dimediasi mukosa sel (Mucosal cell mediated immunity). Fenomena ini  memiliki efek menguntungkan untuk menjaga agar sistem imun lokal dalam saluran cerna tetap bereaksi, sehingga dapat mencegah penyakit pada saluran cerna.

–          Mengurangi resiko timbulnya kanker pada saluran pencernaan dan

Dalam pemeriksaan laboratorium, beberapa strain LAB (Lactobacillus bulgaricus) telah menunjukkan efek anti-mutagenik diperkirakan karena kemampuannya berikatan dengan senyawa amina heterosiklik, yang merupakan zat karsinogenik yang terbentuk dalam daging dimasak. Penelitian terhadap hewan telah menunjukkan bahwa beberapa LAB dapat melindungi terhadap kanker usus besar pada hewan pengerat, meskipun data percobaan pada manusia masih terbatas. Kebanyakan percobaan manusia telah menemukan bahwa strain yang diuji dapat menggunakan efek anti-karsinogenik dengan mengurangi aktivitas enzim yang disebut β-glucuronidase Uji klinis telah menunjukkan bahwa probiotik dapat menurunkan kejadian infeksi saluran pernapasan dan karies gigi pada anak-anak. LAB makanan dan suplemen telah terbukti membantu dalam pengobatan dan pencegahan diare akut, dan dalam mengurangi keparahan dan durasi infeksi rotavirus pada anak-anak dan diare travellers ‘pada orang dewasa.

–          Menurunkan kadar kolesterol.

Penelitian laboratorium menunjukkan, beberapa strain bakteri asam laktat memproduksi enzim yang disebut bile salt hydrolase (BSH) sehingga mampu melakukan metabolisme kolesterol dari makanan dalam usus halus sehingga tidak diserap tubuh. Dekonjugasi garam empedu akan meningkatkan asam empedu terkonjugasi yang tidak mudah diserap dari usus halus dibanding asam empedu konjugasi. Asam empedu dekonjugasi akan terbuang lewat tinja, sehingga jumlah asam empedu yang kembali kehati berkurang. Untuk menyeimbangkan jumlah asam empedu, tubuh akan mengambil kolesterol tubuh sebagai prekursor. Proses itu pada gilirannya akan menurunkan kadar kolesterol darah secara keseluruhan.

–          Sangat membantu bagi penderita lactose intolerance dalam mengkonsumsi susu, serta memperlancar buang air besar.

lactose-intolerance atau ketidakmampuan mencerna laktosa itu terjadi karena seseorang tidak dapat memproduksi enzim beta-galaktosidase oleh sel epitel usus halus akibatkelainan genetik.

Molekul laktosa yang tidak dapat diserap tubuh kemudian masuk ke dalam usus besar dan dihidrolisis oleh bakteri yang memproduksi beta-galaktosidase, sehingga untuk mendapatkan enzim tersebut, dianjurkan untuk mengkonsumsi susu fermentasi. salah satunya yaitu kefir. Bibit (starter) kefir juga merupakan sumber enzim beta-galaktosidase untuk memecah laktosa dalam susu. Dengan adanya proses fermentasi oleh bakteri penghasil asam laktat (BAL), 30 – 40% laktosa akan terurai menjadi glukosa dan galaktosa

yang mudah diserap tubuh.

Kriteria Pemilihan Bakteri Probiotik :

  1. Merupakan mikroflora normal di dalam usus, dapat bertahan hidup, berkembangbiak dan bermetabolisme di dalam usus
  2. Bersifat antagonis terhadap bakteri patogen dan karsinogenik serta tidak beracun dan bukan patogen.
  3. Dapat tumbuh dalam usus manusia, yaitu dengan menempel terlebih dahulu pada sel epitel manusia dan mengkolonisasi pada sisi penempelan
  4. Mampu menghadapi rintangan enzim di air liur, suasana asam dalam lambung dan asam empedu
  5. Berfungsi meningkatkan kesehatan dan harus mampu tumbuh cepat dalam medium fermentasi yang sederhana dan murah
  6. Mampu bertahan dalam pengolahan tanpa kehilangan kemampuan, serta bisa digabung dengan berbagai jenis bahan makanan.

Spesies Bakteri probiotik yang sering digunakan

Sebagai bakteri, probiotik dikategorikan oleh para ilmuwan dalam genus, spesies dan strain. Sebagai contoh, bakteri probiotik Lactobacillus Casei Shirota berasal dari genus Lactobacillus, termasuk spesies Casei dan memiliki strain Shirota. Kebanyakan produk probiotik mengandung bakteri dari genus  Lactobacillus atau Bifidobacterium, meskipun ada juga dari genus lain, seperti Escherichia, Enterococcus, Bacillus dan Saccharomyces.

Berikut adalah beberapa spesies probiotik dan manfaatnya:

  • Bifidobacterium bifidum adalah organisme probiotik sangat penting yang ditemukan dalam jumlah besar di usus dan mukosa vagina. Bifidobacterium bifidum mencegah perkembangbiakan E. coli, salmonella dan clostridium. Bakteri ini juga memproduksi asam laktat dan asam asetat yang menurunkan pH usus dan mencegah pertumbuhan bakteri jahat. Penelitian lain pada Bifidobacterium menunjukkan bahwa organisme ini juga merangsang penyerapan mineral seperti besi, kalsium, magnesium, dan seng.
  • Bifidobacterium longum merupakan bakteri probiotik dalam usus besar. Penelitian menunjukkan bahwa bakteri ini berkontribusi meningkatkan nilai gizi makanan dengan memproduksi vitamin melalui sintesis enzim pencernaan seperti fosfatase kasein atau lisozim. Bifidobacterium longum juga berpartisipasi dalam pencernaan usus.
  • Bifidobacterium breve memungkinkan berfungsinya sistem pencernaan, membantu menghambat pertumbuhan bakteri berbahaya dan merangsang sistem kekebalan tubuh. Bifidobacterium breve juga berperan penting dalam sintesis vitamin D dan K.
  • Bifidobacterium lactis dikenal menjaga keseimbangan mikroflora usus, mendorong penyerapan nutrisi, merangsang sistem kekebalan tubuh dan mendetoksifikasi usus, darah dan hati.
  • Lactobacillus acidophilus membantu pencernaan laktosa susu, merangsang respon kekebalan tubuh terhadap mikroorganisme yang tidak diinginkan dan membantu mengendalikan kadar kolesterol darah. Banyak publikasi yang menunjukkan bahwa Lactobacillus acidophilusmenghasilkan zat seperti lactocidine atau  acidophiline yang  meningkatkan stamina dan kekebalan.
  • Lactobacillus casei merupakan bakteri probiotik yang telah lama digunakan dalam susu fermentasi seperti pada produk Yakult, Jepang. Lactobacillus casei membantu membatasi pertumbuhan bakteri jahat dalam usus.
  • Lactobacillus plantarum menghasilkan asam laktat di saluran pencernaan. Penelitian menunjukkan bahwa  Lactobacillus plantarum membantu mengurangi perut kembung. Spesies probiotik ini juga membantu penyerapan vitamin dan antioksidan serta menghilangkan komponen beracun dari makanan.

 

Efek Samping dan Kontra Indikasi

Penggunaan probiotik per oral dianggap aman dan bahkan direkomendasikan oleh World Health Organization (WHO) di bawah pedoman khusus, probiotik telah terbukti bermanfaat pasien tertentu. Dalam uji klinis yang dilakukan di University of Western Australia, menunjukkan efektivitas probiotik dalam mengurangi alergi pada anak-anak. Dr Susan Prescott dan rekan-rekannya memberikan anak-anak 178 probiotik atau plasebo untuk enam bulan pertama dari kehidupan mereka. Mereka yang diberikan bakteri “baik” cenderung kepekaannya terhadap penyebab alergi meningkat.

Namun beberapa rumah sakit telah melaporkan timbulnya penyakit fatal (Lactobacillus septicaemia) yang disebabkan oleh konsumsi probiotik oleh orang-orang dengan sistem kekebalan yang menurunkan atau yang sudah sangat sakit.

 

Beberapa Contoh Sedian Probiotik

Kultur Probiotik tersedia dalam produk susu fermentasi dan makanan yang diperkaya probiotik. Disamping itu, tablet, kapsul, bubuk dan sachet berisi bakteri dalam bentuk beku kering juga tersedia.

Penelitian Probiotik dan Informasi Produsen

Strain

Brandname

Produsen

Potensi efek pada manusia

“Bacillus coagulans” GBI-30, 6086 GanedenBC 30 Ganeden Biotech Mengurangi sakit perut dan kembung pada pasien Iritasi Usus.

Meningkatkan respon kekebalan terhadap tantangan virus.

”Bifidobacterium LAFTI ® Bifidobacterium sp B94” LAFTI  B94 DSM Melindungi terhadap Salmonella typhimurium pada tikus. Dengan peningkatan kolonisasi prebiotik.

Memfasilitasi respon apoptosis bila digunakan dalam kombinasi

dengan prebiotik mencegah kanker usus besar

Mengurangi peradangan dan kejadian diare

Mengurangi respon alergi pada alergi

Mengurangi keparahan infeksi H.pylori di perut

Menghambat bakteri patogen (H. Pylori, monocytogenes, E. Coli, Salmonella typhimurium )

”Lactobacillus acidophilus LAFTI ® L10” Lactobacillus acidophilus LAFTI  L10 DSM Meningkatkan pembersihan Candida albicans dengan induksi respon imun

Mengurangi respon alergi pada alergi

Melindungi terhadap Listeria monocytogenes dalam saluran gastrointestinal tikus

Mengurangi kejadian pembentukan tumor dan pembesaran tumor usus pada tikus

Memanfaatkan prebiotik untuk maningkatkan kolonisasi

Mengurangi peradangan pada radang usus

Menghambat bakteri patogen (H. Pylori, monocytogenes, E. Coli, Salmonella typhimurium)

Kelangsungan hidup unggul dalam kondisi saluran gastrointestinal dibandingkan dengan probiotik lainnya

Menempel pada sel usus manusia

Menghasilkan zat  antimikrobial seperti H202

Lactobacillus casei” LAFTI ® L26 Lactobacillus casei” LAFTI  L26 DSM Melindungi terhadap Salmonella typhimurium pada tikus. Memanfaatkan prebiotik untuk meningkatkan kolonisasi

Mengurangi peradangan pada radang usus

Mengurangi respon alergi pada alergi

Mengurangi keparahan infeksi H.pylori di perut

Menghambat bakteri patogen (H. pylori;  monocytogenes,  E. Coli, Salmonella typhimurium )

Bertahan dalam kondisi saluran gastrointestinal

Menempel pada sel usus manusia

Utilises prebiotik

“Bifidobacterium animalis” subsp. “Lactis” BB-12 Chr. Hansen
“Bifidobacterium breve” Yakult Bifiene Yakult
“Bifidobacterium infantis” 35624 Align Procter & Gamble Menunjukkan perbaikan yang signifikan untuk sakit perut / ketidaknyamanan, kembung / pembesaran, dan / atau kesulitan buang air besar.
“Bifidobacterium animalis” subsp. “Lactis” HN019 (DR10) Howaru Bifido Danisco
“Bifidobacterium longum” BB536 Morinaga milk Industri
“Escherichia coli” M-17 ProBactrix BioBalance
“Escherichia coli” Nissle 1917 Mutaflor Ardeypharm
“Lactobacillus acidophilus” DDS-1 Nebraska Cultura
“Lactobacillus acidophilus” LA-5 Chr. Hansen
“Lactobacillus acidophilus” NCFM Danisco
“Lactobacillus casei”       DN114-001 (“Lactobacillus casei” immunitas (s) / Defensis) Actimel / DanActive Danone
“Lactobacillus casei” 431 Chr. Hansen
“Lactobacillus casei” F19 Cultura Arla Foods
“Lactobacillus casei” Shirota Yakult Yakult
“Lactobacillu paracasei St11 (atau NCC2461)” Lactobacillus fortis Nestlé
“Lactobacillus johnsonii”  LA1 (= Lactobacillus LC1, Lactobacillus johnsonii NCC533) Nestlé
“Lactococcus lactis” L1A Norrmejerier Stimulasi kekebalan tubuh, meningkatkan kesehatan pencernaan, mengurangi efek antibiotik diare
“Lactobacillus plantarum” 299V GoodBelly / ProViva / TuZen NextFoods Probi Ferring
“Lactobacillus reuteri” ATTC 55730 (“Lactobacillus reuteri” SD2112) BioGaia Biologis Mencegah diare dan mitigasi pada anak, pemberantasan infeksi H. pylori, ameliorasi dari gingivitis, pencegahan penyakit umum pada anak dan orang dewasa.
“Lactobacillus rhamnosu” ATCC 53013 (ditemukan oleh Gorbach & Goldin) LGG, Vifit dan lain-lain Valio
“Lactobacillus rhamnosus” LB21 Verum Norrmejerier Stimulasi kekebalan tubuh, meningkatkan kesehatan pencernaan, mengurangi efek antibiotik diare.
diuji sebagai campuran:
“Lactobacillus rhamnosus”     GR-1 & ”Lactobacillus reuteri” RC-14
Bion Flore Intime

Jarrow

Fem-Dophilus

Chr. Hansen Konsumsi oral menghasilkan kolonisasi vagina dan mencegah vaginitis
diuji sebagai campuran:
Lactobacillus acidophilus” NCFM & “Bifidobacterium bifidum” BB-12
Florajen3 Amerika Lifeline, Inc Pengurangan”C. Difficle Associated Disease” (CDAD) diuji sebagai campuran:
”Lactobacillus acidophilus Lactobacillus casei CL1285 &”
“Lactobacillus helveticus” R0052 & ”Lactobacillus rhamnosus’ ‘R0011 A’Biotica dan lain-lain Institut Rosell

Beberapa bakteri lain disebutkan dalam produk probiotik:

(Bakteri yoghurt):

  • Lactobacillus bulgaricus
  • Streptococcus thermophilus
  • Lactobacillus bifidus ( menjadi genus yang baru Bifidobacterium)

Beberapa produk fermentasi mengandung bakteri asam laktat serupa meliputi:

  • Acar sayur
  • Pasta kacang fermentasi seperti tempe, miso dan doenjang
  • Kefir
  • Buttermil atau Karnemelk
  • Kimchi
  • Kombucha
  • Pao cai
  • Asinan kubis
  • Kecap
  • Zha cai
  1. Prebiotik

Membicarakan prebiotik tak dapat dipisahkan dengan probiotik karena target prebiotik adalah memacu pertumbuhan yang selektif dari bakteri probiotik. Probiotik yang diberikan secara bersama-sama dan memberikan efek yang menguntungkan bagi manusia yang mengkonsumsinya disebut sinbiotik. Contohnya adalah penambahan mikroorganisme hidup (probiotik) dan substrat (prebiotik) untuk pertumbuhan bakteri misalnya bifidobacterium  dengan fructoolisakarida (FOS) atau Lactobacillus dengan lacitol. Keuntungan dari sinbiotik adalah meningkatkan daya tahan hidup bakteri probiotik oleh karena ketersediaan substrat yang spesifik untuk fermentasi sehingga tubuh mendapat manfaat yang lebih sempurna dari kombinasi ini.

Defenisi

Prebiotik adalah non-digestible food ingredient (bahan makanan  yang tidak dicerna tubuh) namun dapat dicerna oleh mikroba probiotik sehingga memberikan efek yang baik terhadap host dengan memicu aktivitas atau  memberikan pertumbuhan yang selektif, atau keduanya terhadap satu atau  lebih bakteri penghuni saluran cerna. Prebiotik pada umumnya adalah karbohidrat yang tidak dicerna dan tidak diserap, biasanya dalam bentuk oligosakarida (Oligofruktosa) dan dietary fiber (inulin)

Prebiotik secara alami terdapat pada biji-bijian, sayuran, dan buah-buahan. Produk olahan  kedelai seperti susu kedelai, tempe, tahu, dan tauco, kaya akan  prebiotik. Saat ini ada juga ada beberapa produk susu untuk anak yang mencantumkan fortifikasi prebiotik dalam produk mereka untuk membantu sistem pencernaan balita yang meminumnya.

Kegunaan

Istilah sinbiotik digunakan pada produk yang mengandung probiotik danprebiotik sekaligus. Kata sinbiotik menyiratkan adanya sinergisme atau kerja sama,artinya prebiotik yang dipakai harus ³cocok´ atau mampu membantu kerja dariprobiotik yang ada. Misalnya, produk yang mengandung prebiotik FOS ataulaktulosa dan probiotik Bifidobacteria. Kandungan prebiotik dalam sinbiotik akanmelindungi probiotik dari asam lambung dan merangsang pertumbuhan probioti ktersebut.

Mikrobiota pada kolon manusia dapat memberikan manfaat kesehatan pada host atau patogen potensial. Saat ini banyak dilakukan penelitian untukmemanipulasi komposisi mikrobiota kolon dalam upaya memperoleh aspek potensialyang menguntungkan untuk host. Pendekatan melalui prebiotik, suatu komponen yang tidak hidup dari makanan (non-viable food components) yang secara spesifik difermentasi di kolon oleh bakteri probiotik misalnya Lactobacilli, Bifidobakteria. Sebenarnya setiap bahan makanan yang masuk ke dalam usus besar adalah kandidat prebiotik, namun untuk efektivitas, selektivitas fermentasinya yang merupakan faktor yang sangat esensial, tidak sama. Bahan yang mendapat banyak perhatian dan sukses dipakai adalah non digestible oligosaccharide yang termasuk dalam klasifikasi tersebut adalah fruktosa, xylosa, soya, galaktosa, glukosa, dan mannosa. Oligosakarida yang mengandung fruktosa yang terdapat dalam alam misalnya bawang merah, asparagus, pisang, memenuhi kriteria sebagai prebiotik.

Data penelitian menunjukan bahwa fructooligosaccharide (FOS) yang secara spesifik difermentasi oleh bifidobacteria. Mengkomsumsi bahan prebiotik secara signifikan dapat memodulasi komposisi mikrobiota kolon yang menyebabkan bifidobakteria lebih dominan di dalam kolon dan banyak ditemukan didalam tinja. Pemberian FOS sebanyak 4 gram/hari dapat bertindak sebagai prebiotik. Untuk memastikan konsep tersebut memerlukan penilaian bahwa prebiotik memperbaiki komposisi dan aktivitas mikrobiota usus, dengan metodologi molekuler menilai lebih akurat identitas prebiotik dan mengembangkan bacterial probing strategy, dapat diberikan dalam bentuk bahan asli atau dalam makanan yang telah diproses, akan memberikan manfaat pada kesehatan.

Syarat

Refferences List

Probiotik dan Prebiotik, http://www.squidoo.com/beda-probiotik-dan-prebiotik accesed on: 26/01/2012 (14:09)

Widyaastuti, E. S.Pt, M.Sc.,MP., 2011, Teknologi Pengolahan Hewani Probiotik & Prebiotik, (Presentasi), Ilmu dan Teknologi pangan Univesritas Brawijaya.

Manfaat Probiotik, http://www.news-medical.net/health/Probiotic-Benefits-%28Indonesian%29.aspx accesed on: March, 18th 2012

Strain Probiotik, http://www.news-medical.net/health/Probiotic-Strains.aspx

Efek Samping Probiotik, http://www.news-medical.net/health/Probiotic-Side-Effects.aspx

Mencari Antikanker dan Antikolesterol dari Bakteri Probiotik, http://zakijufri.blogspot.com/2009/08/mencari-antikanker-dan-antikolesterol.html

Anonim, Mekanisme Sinbiotik Dalam Pencegahan Penyakit dan Kesehatan, http://www.scribd.com/doc/59297305/Mekanisme-Sinbiotik-Dalam-Pencegahan-Penyakit-Dan-Kesehatan

Spesies bakteri Probiotik dan Manfaatnya, http://majalahkesehatan.com/spesies-bakteri-probiotik-dan-manfaatnya/

Probiotik dan Prebiotik

2 pemikiran pada “Probiotik dan Prebiotik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s